oleh

Amran Yunus, SP.,M Asisten II  Buka Rakor Kabupaten Layak Anak. Ini Pesannya.

AHC | NAGAN RAYA : Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menggelar Rapat Koordinasi Pengembangan Kabupaten Layak Anak (KLA).

Rakor itu beragendakan “Penguatan Gugus Tugas dan Rencana Aksi Daerah (RAD) KLA” yang berlangsung di Aula Bappeda, Rabu (25/01/2023).

Kegiatan tersebut di buka Pj Bupati, Fitriany Farhas, AP. S.Sos.,M.Si, diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Amran Yunus, SP.,MT.

Dalam sambutannya, Amran Yunus, mengatakan, anak-anak merupakan modal pembangunan dan awal kunci kemajuan bangsa di masa depan, dengan jumlah 56.863 jiwa atau sepertiga dari total penduduk Nagan Raya adalah anak-anak.

“Pemenuhan hak anak dan perlindungan anak adalah salah satu kewajiban Pemerintah Daerah, dan ini akan dinilai setiap tahun oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA),” ujar Amran Yunus.

Selain itu, pada tahun 2022 Kabupaten Nagan Raya untuk pertama kali mendapat penghargaan KLA predikat Pratama atas pemenuhan hak anak dan perlindungan anak.

“Capaian ini tidak terlepas dari kerja keras bapak/ibu selaku gugus tugas KLA, data terkait pemenuhan hak anak dan perlindungan anak,” imbuh Asisten II tersebut.

Untuk itu, sangat perlu kita tingkatkan partisipasi dan koordinasi seluruh SKPK dan instansi vertikal agar kita dapat mempertahankan penghargaan yang sudah kita capai, serta  dapat meningkatkan pencapaian pada evaluasi tahun 2023 ini.

“Maka dari itu SKPK yang terlibat dalam gugus tugas KLA dapat mengambil peran masing masing dalam memenuhi indikator KLA ini sesuai kluster, yaitu kelembagaan, hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan, seni budaya serta perlindungan khusus terhadap anak,” katanya.

Amran Yunus berharap, kepada SKPK yang bertanggung jawab dalam pemenuhan indikator agar dapat melibatkan forum anak dalam berbagai kegiatan yang sesuai dengan indikator KLA.

“Kepada seluruh peserta dapat mengikuti acara ini dengan sungguh-sungguh agar didapatkan hasil sesuai dengan apa yang kita harapkan,” tutup Amran Yunus.

Sebelumnya, Kepala Bappeda, Rahmatullah SSTP.,M.Si, melaporkan dasar hukum dilaksanakan kegiatan ini mengacu pada UU Nomor 23 Tahun 2002, UU Nomor 35 Tahun 2014 dan Qanun Kabupaten Nagan Raya Nomor 4 Tahun 2021.

Lanjutnya, adapun peserta rakor berjumlah 60 orang, terdiri dari anggota Gugus Tugas KLA, perwakilan Forum Anak Nagan Raya (Fonara) dan jajaran Bappeda.

Pemaparan materi disampaikan Kabid Pemenuhan Hak Anak pada Dinas PPPA Aceh, Amrina Habibi, SH, dengan moderator Teuku Antoni SE.,M.Sc.

Dalam kegiatan tersebut turut di hadiri perwakilan Kejari, Kakan Kemenag, unsur MPD, para Kepala SKPK terkait dalam Lingkup Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dan serta Tim Gugus Tugas KLA. Rabu, 25/01/2023. ( * )