by

LSM – GMBI Distrik Nagan Raya, Apresiasi Kapolres Nagan Raya.

Ketua LSM – GMBI Distrilk Nagan Raya. Syamsul Arif. S. Pd.I. 

 

AHC. – | NAGAN RAYALembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia ( LSM – GMBI ) Distrik Nagan Raya mengapresiasi Kinerja Kapolres Nagan Raya .

Syamsul Arif. S.Pd. I Ketua GMBI Nagan Raya sangat mendukung program Kepolisian Resor Nagan Raya mengungkap kasus pencurian disertai dengan kekerasan (Curas) terhadap toke Sawit di Desa Suka Raja Kecamatan, Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya. Selasa. 10/11.

Kapolres Nagan Raya AKBP Risno, SIK dalam Konferensi Pers didampingi Kasat Reskrim AKP Fadillah Aditya Pratama, SIK dan turut di dampingi Kasubbag Humas Iptu Sapta Nofison.

Arif juga berharap kepada Kapolres Nagan Raya Tidak hanya kasus perampokan yang di usutkan , namun kasus kasus lain juga diusutkan. Tutup Aris Secara Singkat.

Kapolres AKBP Risno menjelaskan, tindak pidana curas dilakukan oleh empat orang yang melakukan aksinya dengan cara menodongkan pisau ke arah korban sembari mengancam untuk tidak macam-macam, kemudian tangan dan kaki korban diikat serta melakban mulut korban, istri korban dan anak-anaknya juga ikut disekap.

Kemudian pelaku menggeledah seisi kamar dan rumah korban untuk mengambil barang-barang berharga milik korban”,tenyata pelaku sudah berencana melakukan aksi perampokan tersebut,”jelas Kapolres

Dengan bekerja sama personel Reskrim Polsek Pangkalan Berandan tim berhasil mengamankan ketiga pelaku yakni DS 34, S 36, dan HA 43 yang diamankan di tempat yang berbeda.

Untuk sementara pelaku lainnya masih berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang) beserta barang bukti satu unit Mobil Toyota Kijang Innova milik korban”,jelas Kapolres di depan para insan pers.

Kapolres menambahkan, salah satu dari pelaku mengaku kenal dengan korban, mereka melakukan pencurian dengan berangkat dari Kabupaten Langkat kemudian melakukan aksinya dengan cara memanjat dinding samping rumah korban, lalu masuk lewat pintu atas lantai dua dengan mencongkel dengan linggis.

beberapa barang bukti berupa 1 buah tangga lipat aluminium merk fortuna warna silver, 1 buah sarung tangan medis warna putih, 4 potongan lakban warna hitam, 5 utas tali jemuran nilon warna hijau yang sudah terpotong-potong, 1 lembar rok mukena warna putih, 1 lembar jilbab warna ungu bermotif, 1 unit sepeda motor honda beat warna hitam nopol BL 3250 VW nosin:JFZ1E2324620 norak:MH1JFZ120JK319096, 1 lembar STNK sepeda motor honda beat dengan nomor 09700603, 1 unit handphone merk samsung J7 Pro warna silver, 1unit Tab merk Advan warna Gold, 1 buah linggis warna hitam dengan ukuran +- 30 cm dan 1 (satu) buah pisau warna hitam gagang kayu dengan ukuran +- 25 cm.

Para pelaku kini dijatuhi Pasal 365 KUHP dengan ancaman kurungan paling lama 12 tahun penjara. Selasa, 10 /11 ( * )