by

HMI Cabang Meulaboh Angkat Bicara Terkait Pelaksanaan Pilkades Serentak Di Aceh Barat

HMI Cabang Meulaboh Angkat Bicara Terkait Pelaksanaan Pilkades Serentak Di Aceh Barat

AHC  – | ACEH BARAT  : Terkait banyaknya Pj Kades di Kabupaten Aceh Barat HMI Cabang Meulaboh mulai angkat bicara tentang pelaksanaan pilkades serentak di Aceh Barat di tunda.

Maka Pilkades serentak di Aceh barat terjadi penundaan, kurang lebih ada 225 desa Kades berstatus PJ dari jumlah 322 Desa. Ini Jumlah yang tinggi untuk kekosongan jabatan kepala desa di suatu Daerah,’’kata Ketua Bidang Partisipasi pembangunan Daerah Amar Akbar kepada Waspada Jum’at (22 /1)

Bahwa Kabupaten Aceh Barat merupakan salah satu Kabupaten yang di rencanakan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (PILKADES) Serentak pada 2020 lalu, sesuai Pemendagri Nomor 141/4258/SJ Tanggal 10 Agustus 2020 tentang penundaan Pelaksanaan Pilkades sampai selesai.

Amar mengharapkan kepada pemerintah untuk segera mengatur terkait pelaksanaan Pilkades Serentak dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan untuk menghentikan penyebaran virus Covid-19 Apa lagi Daerah Kita Aceh Barat sudah mulai kembali normal jadi tidak ada hal yang Begitu Terlalu di takutkan Berlebihan ,’’harap Amar Akbar.

Amar menjelaskan, Pemilihan Pemerintah Daerah pun sudah Di laksanakan oleh Beberapa Daerah dan ibu kota di Indonesia Jadi tidak ada Alasan lagi untuk mengundur- undur waktu .Pemilihan Kepala Desa harus segera terlaksanakan untuk keberlansungan roda Kepemerintahan tingkat desa bisa berjalan dengan lancar.

Apalagi baru-baru ini kita dapat informasi dari berbagai pihak penyampaian dari pemerintah Aceh Barat bahwa ada 229 Kades diduga Korupsi Dana Desa ini Sangat kita sayangkan Apa bila terus menerus di undur pilkades di Aceh Barat ini, maka akan semakin Banyak Kasus yang serupa yang akan Terjadi di Aceh Barat, jadi Pilkades menjadi salah satu solusi bijak kami rasa untuk mengatasi permasalahan itu,’’tutup Ketua Bidang Partisipasi pembangunan. Jum’ at . 22/01 ( * )