by

Forkopimda Nagan Raya Minta ASN dan Masyarakat Tidak Mudik Selama Covid -19.

 

Forkopimda Nagan Raya Larang ASN dan Masyarakat Tidak Mudik Selama Covid -19.

NAGAN RAYA : Acehhebat . Bupati Nagan Raya HM.Jamin Idham yang juga sebagai ketua Penanganan Covid-19 meminta masyarakat dan ASN yang berada diluar dan dalam daerah dalam menghadapi menjelang hari raya idul fitri 1441. H /2020.M agar tidak mudik Karena wabah virus vorona (Covid -19 ) belum berakhir ,” hal itu di tegaskan Bupati dalam Jumpa pers di Aula Sekdakab Nagan Raya Selasa (12/5)

Jumpa pers yang dilaksanakan yersebut tentang perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Nagan Raya turut hadir Dandim, 0116 Nagan Raya Lekol.Inf Guruh Tjahyono sebagai Wakil ketua I penanganan Covid-19, Kapolres Nagan Raya Wakil Ketua II selaku Penanganan Covid-19 AKBP Risno SIK, Kajari Nagan Raya Sri Kuncoro dan Juru Bicara Gugus Covid – 19 Nagan Raya dr. Dedy Apriadi .

Bupati menjelaskan selain juga disediakan Pos Covid -19 yang ada tiga titik yang du bangunkan oleh Gugus Covid -19 di tiap ada zona merah yang selalu di lakukan rapit test, pos pertama, daerah Darul Makmur dengan perbatasan dengan Kabupaten Aceh Barat Daya, jumlah Cheik Poin 643 orang , Pos yang ke dua di Kecamatan Kuala Persisir dengan jumlah 360 orang Cheik Point dengan Perbatasan dengan Kabupaten Aceh Barat dan Pos yang ke tiga di Kecamatan Beutong jumlah 549 orang hasil Cheik Point di perbatasan dengan Kabupaten Aceh Tengah.

Selama ini pemerintah sudah menyalurkan bantuan sembako kepada warga, baik dari APBA maupun dari APBK, dan selain itu juga ada bantuan dari Baitul Mal dengan jumlah 3. 260 paket yang sudah di salurkan , Bank Aceh Syariah dan CSR 2.410 yang ada dalam kabupaten Nagan Raya 442 paket, semuanya sudah di salurkan bantuan ke masyarakat.

Menurut Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), Ali Munir, anggaran realokasi untuk Covid-19 yang semula hanya Rp 39 miliar ditambah Rp 8 milyar, sehingga total menjadi Rp 47 miliar.

Anggaran yang digeser dari berbagai sektor, katanya, dialokasikan untuk tiga kegiatan. Masing-masing untuk pencegahan dan penangan Covid-19, untuk penyediaan jaringan masyarakat dan ekonomi masyarakat.

“Anggaran Rp 47 milyar itu tersebar sejumlah dinas, selain di Dinkes, RSUD, DPMG, Dinsos, Disperindagkop juga di sejumlah dinas terkait lainnya, termasuk di BPKD,” katanya.

Untuk jumlah BLT 1.972 itu masih dalam proses data nanti dalam waktu dekat akan mendapatkan dengan real dari dana desa sesuai dengan bantuan yang tertera dalam daftar.

Semenatra Jubir Gugus Covid -19 Nagan Raya dr. Dedy Asfriadi menjelaskan, bahwa jumlah PDP 35 orang OTG 5 orang. ODP 59 dan SM 118 semua hasil rapit test 1000 orang dan terpantau suhu nornal 1.552 orang.

Dan untuk relawan dalam desa yang berjumlah dalam kabupaten Nagan Raya 222 desa dengan total relawan 4.120 orang dan yang sudah terbentuk Posko Covid -19, nanti relawan akan mendata warga yang baru tiba dari luar daerah dan di baru dilanjutkan ke Gugus Kecamatan baru dilakukan rapist test di Gugus Kabupaten.( A2h )

Tim Gugu Covid-19 Kabupaten Nagan Raya Bupati, Dandim 0116 Nagan Raya dan Kapolres serta Jubir Gugus Covid-19 dan SKPK dalam jumpa Pers Penanganan Wabah Virus Corona di Aula Sekdakab Nagan Raya, Selasa (12/5).( Acehhebat / MJ / AS )