by

Wakil Ketua Satu MES Aceh Prof. H. Syahrizal Abbas,MA. Kukuhkan Pengurus MES Nagan Raya.

 

AHC | NAGAN RAYA : Puluhan Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah ( MES) Kabupaten Nagan Raya masa periode 1443 – 1446 Masehi di Anjong Pendopo Bupati Nagan Raya Suka Makmue. Sabtu, 02 Juli 2022.

Pelantikan dan Seminar serta Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Dewan Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Yang dikukuhkan lansung oleh Ketua Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Aceh Aminullah Usman SE,Ak,.MM, yang diwakili oleh wakil ketua satu MES Aceh Prof. H. Syahrizal Abbas,MA.

Abdi Yusrizal SP, selaku ketua panitia melaporkan bahwa peserta yang di undang pada acara pelantikan ini terdiri dari semua elemen masyarakat dan siswa.

Menurutnya, pemahaman masyarakat terhadap ekonomi syariah ini masih sangat kurang. Ungkap Abdi Yusrizal dalam sambutanya.

“Maka dari itu saya berharap kepada seluruh peserta dan para undangan untuk benar-benar mengikuti seminar nanti, sehingga dapat menambahkan pemahaman tentang Masyarakat Ekonomi Syariah terutama tentang keuangan syariah sehingga dapat membumi di tengah-tengah masyarakat,” Abdi mengharapkan.

Bupati Nagan Raya, H.M. Jamin Idham, SE yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Ir.H. Ardimarta pelantikan pengurus MES dan Seminar serta Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Dewan Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES)

Sekda mewakili Bupati sekaligus ketua Umum Pengurus Daerah (PD) MES Kabupaten Nagan Raya Periode 1443 sampai dengan 1446 Hijriah mengatakan atas nama pemerintah kami mengucapkan selamat atas pelantikan MES Kabupaten Nagan Raya.

“Dengan adanya pelantikan ini saya berharap kepada seluruh komponen MES dapat menjalan tugas dan tanggung jawabnya serta menjalankan program yang ada dengan baik,” ujar Sekda.

Lebih lanjut Sekda Sekaligus Ketua Umum MES Nagan Raya menjelaskan, dalam organisasi MES ini tidak ada beda satu sama lain, karena jalannya sebuah organisasi terutama adanya kekompakan dan kerjasama yang baik antar sesama rekan. Jelasnya.

Sekda juga menceritakan bahwa Nagan Raya ini mempunyai berbagai macam suku dan juga bahasa, sehingga harus saling menghargai satu sama lain. Katanya.

“Saya berharap dengan hadir organisasi MES ini dapat membantu menjalan roda pemerintahan yang mengarah ke Muamalah dan Syariah khusus di kabupaten yang kita cintai ini,” pinta Ardimartha.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua Satu Pengurus Wilayah (PW) Masyarakat Ekonomi Syariah Provinsi Aceh, Prof. H. Syahrizal Abbas,MA, juga memberikan arahan. Ia menjelaskan ada tiga hal penting peran MES diantaranya, pertama organisasi MES ini adalah sebuah organisasi yang Nil laba atau tidak ada laba, namun demikian labanya adalah berupa sosial, spritual dan keagamaan.

Yang kedua Organisasi ini multikompomen yang maksudnya adalah semua yang dibutuhkan ada dalam organisasi ini namun tetap berbasis syariah.

Dan yang ketiga memastikan masyarakat bisa memahami dan menjalankan ekonomi dan kegiatan apapun didalamnya itu dengan cara syariah.

“Saya berharap organisasi ini dapat mendorong ekonomi syariah di daerah serta mampu membangun sinergitas dan kolaborasi dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat”. Tutup Syahrizal.

Penyampaian Materi Seminar Nasional Tentang Peluang Dan Tantangan Penerapan Ekonomi Syariah Di Era Digital dan Implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah Di Aceh disampaikan oleh Ketua DPS Bank Aceh Syariah, Prof. H. Syahrizal Abbas,MA dan Dr. Muhammad Yasir Yusuf, MA serta Manager Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Meulaboh, Abdul Azis Setyowibowo.

Pantauan awak media Turut hadir pada acara tersebut, para Forkopimda sejumlah Kepala SKPK, para Camat, Keuchik Gampong, Sekretaris Pengurus Wilayah Aceh, Direktur Bank Aceh, Manager BSI area Meulaboh, Direktur Pegadaian Meulaboh, Ormas Al Wasliah, ICMI PD Muhammadiyah, Perwakilan MES Aceh Barat, Perwakilan Siswa MAN Jeram, SMA Negeri 1 Jeram, SMA 1 Kuala, SMA 1 Suka Makmue, dan organisasi mahasiswa serta tokoh masyarakat setempat. Sabtu, 2 Juli 2022. ( * )