oleh

Hasil Pendataan Awal Regsosek Total Keluarga yang didata  46.672 KK Dari 222 Gampong Dalam Kabupaten Nagan Raya.

 

ACEH HEBAT. COM | NAGAN RAYA :
Pj Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas, AP, S.Sos.,M.Si, diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Amran Yunus, SP.,MT, membuka Rapat Evaluasi Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) tahun 2022 dan kesiapan Forum Konsultasi Publik (FKP) 2023.

Rapat evaluasi yang di gelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nagan Raya itu berlangsung di Wisma Syariah, Ujong Fatihah, Kecamatan Kuala, Kamis (22/12/2022).

Pj Bupati dalam sambutan tertulis yang dibacakan Amran Yunus, mengatakan, pendataan regsosek adalah pengumpulan data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi dan tingkat kesejahteraan.

“Ini upaya pemerintah agar dapat membangun data kependudukan tunggal,” ujarnya.

Dengan menggunakan data tunggal, lanjut Amran Yunus, pemerintah dapat melaksanakan berbagai programnya secara terintegrasi, tidak tumpang tindih dan lebih efisien.

“Data regsosek yang telah dilaksanakan supaya dapat di manfaatkan untuk meningkatkan kualitas berbagai layanan pemerintah seperti pendidikan, bantuan sosial, kesehatan hingga administrasi kependudukan,” kata Amran Yunus.

Menurut Pj Bupati data regsosek sangat penting untuk segera dilakukan dan di tindaklanjuti, karena masih terbatasnya cakupan data sosial ekonomi penduduk yang ada, sehingga dapat dimanfaatkan oleh seluruh program dan layanan kepada masyarakat.

“Kami berharap BPS Kabupaten Nagan Raya untuk memastikan bahwa pendataan ini tidak ada yang tertinggal menuju lingkungan yang lebih adil, sejahtera dan berkelanjutan,” harapnya.

Sebelumnya Kepala BPS Nagan Raya, Sardi, SE.,M.Si, melaporkan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan yang telah dilakukan oleh petugas BPS beberapa waktu lalu selama satu bulan, yaitu tanggal 15 Oktober-14 November 2022.

“Dari hasil pendataan awal regsosek diperoleh total keluarga yang didata sebanyak 46.672 keluarga dari 222 gampong dan 778 dusun yang tersebar di kabupaten Nagan Raya,” ungkap Sardi.

Lanjutnya, kegiatan hari ini di hadiri lebih kurang 60 peserta terdiri dari perwakilan SKPK, Kabag pemerintahan setdakab, para camat, koordinator seluruh petugas kecamatan (Koseka), pengawas lapangan, serta staf BPS Nagan Raya.

Menurut hasil survey sementara, tambah Sardi, dari rekomendasi pihak aparat desa, jumlah keluarga miskin sebanyak 24.768 keluarga atau sekitar 53,08 persen.

Sementara hasil survey SUSENAS Maret 2022 (makro) jumlah penduduk miskin di Nagan Raya 17,38 persen atau 29.630, ada perbedaan data sebanyak 7.407.

“Maka dari itu hasil verifikasi keluarga miskin melalui FKP di tahun depan perlu dukungan semua pihak, terutama para camat untuk berperan aktif sebagai fasilitator dalam pelaksanaan FKP itu,” pinta Kepala BPS Nagan Raya.

Selesai acara pembukaan dilanjutkan pemaparan materi oleh Kabid PSDMK Bappeda, Muhammad Arrafi, SKel, MSc, Kadis Kominfotik, Drs Said Amri, dan
Koordinator Fungsi Statistik Bidang Sosial BPS Nagan Raya, Muhammad Syafitri, SE, yang dipandu moderator Muhammad Faisal, ST. Kamis, 22/12/2022. ( * )