by

Bupati Nagan Raya H M Jamin Idham .SE Laungching Aplikasi Sinona Makamah Syar’iyah Suka Makmue. 

Bupati Nagan Raya H. M. Jamin Idham.SE

Bupati Nagan Raya H M Jamin Idham .SE Laungching Aplikasi Sinona Makamah Syar’iyah Suka Makmue. 

 

 

AHC | NAGAN RAYA : Bupati Nagan Raya, H.M Jamin Idham, SE, bersama Ketua Mahkamah Syar’iyah (MS) Aceh, Dra Hj Rosmawardani, SH.,MH, menghadiri acara peusijuek (tepung tawar) gedung baru Mahkamah Syar’iyah setempat, yang di tepur tawari ( Peusijuk ) Ketua MAA Nagan Raya H. Muhammad Khaidir  SE sekaligus laungching aplikasi Sistem Informasi Notifikasi Masa Penahanan (SINONA) di Suka Makmue, Kamis (21/10/2021).

Ketua Mahkamah Syar’iyah Suka Makmue, lrkham Soderi, SHI.‚MHI, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Nagan Raya yang telah menghibah sebidang tanah seluas 1 (satu) hektar untuk lokasi pembangunan Kantor Mahkamah Syar’iyah Suka Makmue.

“Kepada seluruh masyarakat kami berharap memberi dukungan agar Mahkamah Syar’iyah dapat melaksanakan tugas dan fungsi dengan baik,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Nagan Raya, HM Jamin Idham, SE, menyampaikan rasa syukur, karena Gedung Mahkamah Syariah telah terbangun sempurna. Menurutnya, dengan adanya bangunan ini memberikan keindahan tersendiri bagi Kota Suka Makmue. Tak dapat dipungkiri ini bisa terwujud tentunya berkat doa dan dukungan semua pihak.

“Saya berharap seluruh jajaran Mahkamah Syar’iah agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan bisa terus membangun komunikasi yang baik serta transparan dengan masyarakat Nagan Raya. Kami mendukung penuh atas apa saja yang dibutuhkan demi berjalannya roda pemerintahan dilingkungan Mahkamah Syar’iyah dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh, Dra Hj Rosmawardani, SH.,MH, dalam arahannya menyebutkan, bahwa makna “peusijuek” ini antara lain memberikan rasa kenyamanan bagi masyarakat dalam berurusan di Mahkamah Syar”iyah dan semoga kami dapat memberikan pelayanan yang baik.

Rosmawardani menambahkan, meski peusijuek merupakan sebuah adat, namun peusijuek ini juga dibarengi dengan doa, sehingga lembaga ini terus jaya. Seperti kita ketahui, bahwa Mahkamah Syar’iyah ini hanya ada di Aceh.

“Bukan hanya gedungnya saja yang mewah, tetapi juga aparatnya diharapkan bekerja profesional dalam melayani masyarakat. Sebab, masyarakat yang datang kesini adalah mereka yang punya masalah, baik keluarga, pelecehan seksual dan kasus lainya,” terang Ketua MS Aceh itu. Kamis . 21/10/2021. ( * )